Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat di Kabupaten Tegal

 


TASYAKURAN--Semangat kebersamaan dan sinergi lintas elemen mewarnai kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Djagga Meanggala, kediaman H. Supandi, Sabtu (18/7/2026/foto: istimewa 

SLAWI(ranahpesisir.com)-
–Semangat kebersamaan dan sinergi lintas elemen mewarnai kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Djagga Meanggala, kediaman H. Supandi, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tegal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Wali Kota Tegal, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo yang mewakili Kapolda Jawa Tengah, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, awak media, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Tegal. Menurutnya, delapan dekade perjalanan Polri merupakan bukti dedikasi panjang dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta mengayomi masyarakat.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Tegal, dan seluruh masyarakat Kabupaten Tegal, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polres Tegal. Semoga Polri semakin profesional, modern, humanis, serta semakin Presisi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Ahmad Kholid.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Wakil Bupati menilai tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir melayani rakyat dengan mengedepankan profesionalisme, keadilan, dan pendekatan yang humanis. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban yang selama ini terjaga merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan keamanan, penyalahgunaan narkoba, penyebaran informasi menyesatkan, kriminalitas, hingga penanggulangan bencana.

“Saya berharap sinergi yang telah terbangun dengan baik antara Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Tegal, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan semangat kebersamaan, saya optimistis kita mampu menjaga Kabupaten Tegal tetap aman, nyaman, dan kondusif sebagai fondasi untuk mewujudkan Tegal Maju dan Tangguh,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo yang mewakili Kapolda Jawa Tengah menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Jawa Tengah yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan. Ia juga menyampaikan salam hormat serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya H. Supandi sebagai tuan rumah.

Menurut Bayu, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami menyadari bahwa keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat. Doa dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh lintas agama sebagai wujud ikhtiar memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia serta seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdiannya.

Sebagai bentuk rasa syukur, acara juga diisi dengan pemotongan tumpeng secara simbolis yang mencerminkan harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan dalam mengemban amanah. Pada kesempatan tersebut, H. Supandi turut menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Kebersamaan yang terjalin dalam tasyakuran ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, keamanan, serta menciptakan lingkungan yang damai dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Tegal. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah antarhadirin. (*)

ranahpesisir

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.