Bupati Ischak Sambut Estafet Tunas Kelapa, Bawa Pesan Ngopeni dan Ngelakoni

 

SERAH TERIMA-Estafet Tunas Kelapa diserahterimakan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Brebes kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Tegal. Prosesi dilakukan oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma kepada Bupati Ischak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tegal. di depan Hotel Anggreani, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes Senin (07/09/2026)./foto: istimewa 

SLAW(rabahpesisir.com)-
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2026 di depan Hotel Anggreani, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes Senin (07/09/2026). Dalam kesempatan itu, Ischak membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Luthfi Ahmad yang mengusung dua nilai budaya Jawa, yakni ngopeni (kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat) dan ngelakoni (menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab), sebagai semangat Pramuka Jawa Tengah tahun ini.

Estafet Tunas Kelapa diserahterimakan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Brebes kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Tegal. Prosesi dilakukan oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma kepada Bupati Ischak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Tegal.

Dalam prosesi tersebut, Kwarcab Tegal menerima 14 Tunas Kelapa, 9 Bendera Tunas Pramuka, dan 14 Bendera Merah Putih. Rangkaian kegiatan turut diisi penyerahan 30 paket sembako dari warga Brebes kepada masyarakat, sebagai bagian dari kepedulian sosial yang dibawa sepanjang perjalanan estafet.

Dalam sambutannya, Bupati Ischak menyampaikan apresiasi kepada anggota Pramuka yang membawa estafet dari satu Kwarcab ke Kwarcab lain di wilayah Jawa Tengah. "Di balik tetes keringat dan keteguhan langkah kalian, saya melihat masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang tangguh dan berkarakter. Teruslah melangkah dengan gagah, bawa manfaat bagi sesama, dan abadikan bakti tanpa henti untuk negeri," ujar Ischak.

Pesan tersebut sejalan dengan nilai ngopeni dan ngelakoni yang diusung dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Ischak pada kesempatan yang sama. Sambutan itu menyebut Estafet Tunas Kelapa sebagai tradisi kebanggaan Pramuka Jawa Tengah yang selaras dengan tema tahun 2026, yakni "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

Ngopeni mencerminkan kepedulian terhadap bumi, lingkungan, tanah, dan masyarakat, sedangkan ngelakoni berarti menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh. Kedua nilai ini ditempatkan sebagai landasan sikap anggota Pramuka dalam mendukung program swasembada pangan di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat pesan pengabdian yang disampaikan Bupati Ischak.

Usai prosesi di Kabupaten Tegal, pasukan Pramuka melanjutkan perjalanan membawa Estafet Tunas Kelapa menuju Kecamatan Slawi, kemudian Kecamatan Jatinegara, sebelum diteruskan ke Kabupaten Pemalang sebagai etape berikutnya.

Bupati Ischak berharap semangat ngopeni dan ngelakoni yang dibawa dalam Estafet Tunas Kelapa dapat terus dihidupkan anggota Pramuka di setiap kwartir cabang yang dilalui, sebagai wujud nyata persaudaraan, pengabdian, kedisiplinan, dan kemandirian generasi muda Jawa Tengah.(*)

ranahpesisir

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.