HUT ke-15 Kompas TV Apresiasi Pengembangan UMKM dan Potensi Lokal Brebes

 


BREBES(ranahpesisir.com)-Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta potensi sumber daya lokal Kabupaten Brebes mendapat apresiasi dalam rangkaian HUT ke-15 Kompas TV di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026). Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, hadir dan menerima apresiasi tersebut sebagai daerah yang peduli terhadap pengembangan UMKM dan potensi sumber daya lokal.

Menurut Paramitha, apresiasi tersebut bukan semata-mata untuk pemerintah daerah, melainkan menjadi penghargaan bagi masyarakat Brebes yang selama ini terus bekerja, berkarya dan mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya.

“Penghargaan ini bukan untuk saya sebagai Bupati, tetapi penghargaan ini untuk masyarakat Brebes, untuk UMKM kecil yang ada di 17 kecamatan, untuk para petani bawang merah Brebes, juga untuk para pengrajin terasi dan para pembatik,” ujar Paramitha.

Ia mengatakan, Brebes memiliki beragam potensi lokal yang terus dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, UMKM, kerajinan hingga ekonomi kreatif. Berbagai potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat apabila didukung dengan promosi dan akses pasar yang memadai.

Salah satu komoditas unggulan Brebes adalah bawang merah. Selain menjadi identitas daerah, komoditas tersebut menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga petani. Bawang merah Brebes, kata Paramitha, juga telah menembus pasar ekspor di sejumlah negara Asia, seperti Malaysia, Singapura dan Vietnam.

“Kami memiliki produk unggulan, yaitu bawang merah yang sudah diekspor ke Asia, Malaysia, Singapura maupun Vietnam. Ke depannya kami juga akan terus mendukung produk-produk unggulan lainnya,” ungkapnya.

Perluasan pasar bawang merah diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani, terutama dengan terbukanya peluang pemasaran hasil pertanian yang lebih luas. Pemerintah daerah pun terus mendorong agar produk unggulan Brebes tidak hanya memiliki daya saing dari sisi produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain pertanian, potensi UMKM dan ekonomi kreatif juga terus dikembangkan. Salah satunya batik Brebes yang mulai diperkenalkan dalam berbagai ajang fesyen, termasuk Jogja Fashion Week, serta mendapat kesempatan untuk diperkenalkan hingga ke Malaysia.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan karya masyarakat Brebes sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para pelaku UMKM dan perajin. Dengan semakin luasnya pasar, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan produksi, mengembangkan kualitas produk dan memperkuat keberlangsungan usahanya.

Paramitha menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya membantu masyarakat agar produk lokal tidak berhenti dipasarkan di wilayah sendiri, tetapi mampu menjangkau konsumen di tingkat nasional maupun internasional.

“Pemerintah daerah akan terus berupaya mengenalkan produk-produk unggulan ke kancah nasional maupun internasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah memiliki peran untuk memberikan dukungan sekaligus membuka akses pasar bagi pelaku usaha. Kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar produk yang dihasilkan masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang.

“Tugas kami sebagai pemerintah daerah yaitu memberikan dorongan, dukungan dan juga mencarikan pembeli untuk masyarakat kami, untuk UMKM kecil kami,” jelasnya.

Menurutnya, semakin dikenalnya produk lokal juga harus diikuti dengan keberpihakan terhadap masyarakat yang menjadi pelaku utama di balik produk tersebut. Petani, pelaku UMKM, perajin dan pembatik perlu mendapatkan ruang untuk berkembang sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Untuk Pemerintah Kabupaten Brebes ini adalah semangat untuk terus membantu masyarakat kecil. Tentunya pemerintah harus bersama-sama membantu dan tidak untuk membuat masyarakat menjadi sulit,” tegas Paramitha.

Apresiasi dalam rangka HUT ke-15 Kompas TV tersebut menjadi penyemangat bagi Pemkab Brebes untuk terus memperkuat pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah daerah akan mendorong kolaborasi, promosi dan perluasan akses pasar agar produk masyarakat semakin bernilai dan mampu bersaing.

Dengan dukungan tersebut, hasil pertanian dan produk UMKM Brebes diharapkan tidak hanya semakin dikenal, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan peluang usaha, pemasaran dan pendapatan. Di balik setiap produk lokal, terdapat kerja keras petani, perajin, pelaku UMKM dan keluarga yang menggantungkan harapan ekonominya dari usaha tersebut.(*)



ranahpesisir

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.