Tampil di TMII, Bupati Tegal Umumkan Festival Kuliner Khas Tegal Tahun Depan

 



SENI BUDAYA-Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengumumkan rencana penyelenggaraan festival kuliner khas Tegal pada gelaran tahun depan, di sela penampilan Jaran Kepang dan Barongan Tegal dalam Gelar Seni Budaya Kabupaten Tegal di Anjungan Provinsi Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (20/09/2026)./foto: istimewa 

JAKARTA (ranahpesisir com)
-Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengumumkan rencana penyelenggaraan festival kuliner khas Tegal pada gelaran tahun depan, di sela penampilan Jaran Kepang dan Barongan Tegal dalam Gelar Seni Budaya Kabupaten Tegal di Anjungan Provinsi Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (20/09/2026).

"Tahun depan selain diadakan gelar budaya, kita juga akan adakan festival kuliner. Nanti bersama Dinas Pariwisata. Jadi nanti ada pagelaran seni budaya dan juga ada festival kuliner khas Tegal," kata Ischak.

Ia menjelaskan, kehadiran kuliner diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung, tidak sekadar menonton pertunjukan seni. Sejumlah makanan khas Tegal yang akan dihadirkan antara lain kupat bongkok, sate, tahu aci, soto, rujak teplak, hingga martabak Lebaksiu.

Dalam Gelar Seni Budaya kali ini, Jaran Kepang dan Barongan Tegal menjadi bagian utama pertunjukan, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga medium memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Tegal kepada masyarakat yang lebih luas. Ischak menjelaskan, Jaran Kepang menampilkan gerakan dinamis yang mencerminkan keberanian dan kegigihan masyarakat, sementara Barongan menghadirkan karakter kuat yang merepresentasikan kearifan lokal.

"Hari ini, kita membawa dua kesenian tradisi yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Tegal, yaitu Jaran Kepang dan Barongan khas Tegal," ujar Ischak, seraya menegaskan kebudayaan tidak boleh berhenti sebagai cerita masa lalu dan harus terus hidup mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Ia mengapresiasi para seniman, budayawan, dan komunitas seni yang selama ini menjaga tradisi, serta mengajak generasi muda Kabupaten Tegal untuk lebih mengenal dan terlibat dalam pelestarian seni budaya daerah. "Mari kita jadikan seni budaya sebagai sumber kebanggaan, sebagai ruang kreativitas, sekaligus sebagai bagian dari pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah," katanya.

Plt Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Risturino turut mengapresiasi konsistensi Kabupaten Tegal menghadirkan ruang bagi seni dan budaya di panggung nasional, sebagai bagian dari upaya bersama merawat identitas dan memastikan warisan budaya tetap hidup bagi generasi penerus.

Selain memperluas ruang promosi budaya Tegal di tingkat nasional melalui penampilan Jaran Kepang dan Barongan, gelaran tahun ini turut menjadi penanda bahwa Gelar Seni Budaya Kabupaten Tegal akan tampil dengan format lebih lengkap tahun depan, seiring rencana kehadiran festival kuliner khas daerah.(*)

ranahpesisir

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.