SLAWI(ranahpesisir.com)-Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, membuka Pasar Tani, Gerakan Pangan Murah, dan Expo Wirausaha Pemuda Agribisnis Tahun 2026 di Halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau, memperluas pemasaran produk lokal, serta mendorong tumbuhnya usaha agribisnis generasi muda.
Dalam sambutannya, Ischak menyampaikan bahwa Pasar Tani menjadi salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung petani dan pelaku usaha lokal.
“Setiap rupiah yang kita belanjakan di sini ikut menghidupi para petani dan pelaku usaha muda,” ujar Ischak.
Ia mengajak masyarakat untuk berbelanja produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan wirausaha muda. Ischak juga berharap kegiatan ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha agribisnis dan memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Tegal.
Pasar Tani tahun ini mengusung tema Pasar Tani Muda Kabupaten Tegal: Mengangkat Potensi Lokal, Membangun Generasi Agripreneur, dengan tagline Produk Lokal, Inovasi Anak Muda, Ekonomi Tegal Berdaya.
Selain expo produk pertanian dan olahan lokal serta Gerakan Pangan Murah, kegiatan ini juga diisi penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani. Bantuan tersebut meliputi 40 unit pompa air, 1 unit combine harvester, 1 unit drone pertanian, 5 unit transplanter, 2 unit cultivator, dan 2 unit hand tractor.
Petani juga menerima bantuan benih jagung dan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Ischak berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas sekaligus meringankan biaya produksi petani.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Endro Nur Susilo, mengatakan Pasar Tani menjadi wadah untuk memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemasaran produk, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Semoga Pasar Tani ini tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, inovasi, dan penguatan rantai nilai pertanian,” ungkap Endro.
Endro menyebutkan, Pasar Tani 2026 diikuti 66 peserta yang menampilkan berbagai produk pertanian, pangan lokal, dan olahan hasil bumi Kabupaten Tegal. Pada tahun sebelumnya, kegiatan ini mencatat omzet sebesar Rp88.343.250.
Sebanyak 100 kelompok tani turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pasar Tani 2026 juga mendapat dukungan dari 14 sponsor untuk menyukseskan penyelenggaraan kegiatan.
Melalui Pasar Tani, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap produk lokal semakin dikenal, usaha agribisnis generasi muda berkembang, dan kesejahteraan petani semakin meningkat. (IK)
